Wednesday, October 25, 2017

3 Hal Sederhana Yang Dapat Membuatmu Bahagia, Tapi Sering Dilupakan

Setiap orang pasti mendambakan yang namanya bahagia. Dari yang muda sampai dewasa. Kebahagiaan itu menurutku tidak dapat di ukur dengan banyaknya harta, tingginya jabatan, panjangnya gelar yang kamu miliki.

Karna setiap orang berhak menentukan definisi kebahagiaan menurut versi mereka. Termasuk kamu yang sedang baca artikel ini. Tapi apakah mencapai suatu kebahagiaan itu perlu perjuangan panjang?. 

Semalem sempet ngumpul bareng temen kost dan biasa membahas hal-hal yang tidak terlalu penting namun sampai tuntas.

Kesimpulan yang aku dapat dari obrolan ngalur ngidul semalem, ternyata bahagia itu sederhana, dengan beberapa hal yang tanpa sadar bisa sering kita lupakan.

Bersyukur


Dengan bersyukur kamu akan merasakan kebahagiaan yang tidak bisa digantikan dengan uang sekalipun. Menikmati hidup apa adanya yang sudah diberikan Tuhan untuk kamu.

Diluar sana banyak orang belum tentu seberuntung kamu. Apa lagi kamu di lahirkan dengan tubuh yang sempurna dan sehat. Tidak sedikit orang lahir dengan fisik yang kurang sempurna, namun tetap berusaha mencapai kebahagiaan.

Seperti "Nick Vujicic" seorang motivator tanpa lengan dan kaki, "Achmad Zulkarnain" seorang fotografer yang kemrin sempet viral. Meski dengan kekurangan, tapi mereka mampu menunjukan kalo fisik bukan halangan untuk berkarya.

Yang paling penting mereka selalu bersukur dengan apa yang Tuhan telah berikan tanpa mengeluh sedikitpun.

Bersyukurlah karna masih di berikan kesehatan, bersukur masih diberi udara untuk bernafas gratis, bersyukur masih diberikan penglihatan dan bisa baca atikel ini. Sesederhana itu kan, tidak harus mengeluarkan modal atau tenaga.

Berbagi


"Tangan diatas lebih baik dari pada tangan di bawah", kamu pasti sering mendengar ungkapan itu. Entah dari teman, guru ataupun orang tua.

Berbagi kepada sesama yang membutuhkan tidak akan membuat jabatan atau wibawa kamu menurun. Justru dengan berbagi kamu akan merasakan  rasa syukur dan kebahagiaan.

Sedikit menyisihkan uang sakumu, angkat lengan bajumu lupakan pangkatmu. Cobalah ulurkan tangan untuk orang-orang yang memang membutuhkan.

Tidak harus jauh-jauh keluar kota atau ketempat-tempat khusus. Lihat saja sekitarmu, berbagilah ke mereka, setelah itu lihat kewajah mereka. Senyum dan tawa mereka akan membuatmu merasa tidak sia-sia hidup didunia ini.

erbagi juga tidak selamanya tentang memberikan harta atau uang, mungkin bisa dengan keahlian yang kamu miliki. Atau kamu bisa stand up komedi didepan abang-abang ojek yang lagi pusing belum dapet orderan, dicoba aja.

Senyum kedua orang tua


Tuhan melahirkan kamu kedunia tidak langsung dijatuhkan dari langit ataupun tiba-tiba muncul di kamar dengan sendirinya, kan serem jadinya. Kamu lahir karna adanya orang tua sebagai perantara. Rasa bahagiapun hadir ditengah mereka saat pertama kali kamu tiba di dunia ini.

Dengan telaten kedua orang tuamu mengasuh dan mengajarkan hal-hal baik pada kamu. Kamu mampu mengenyam pendididkan dari sd, smp, sma bahkan sampai ke perguruan tinggi.

Perjuangan mereka untuk membuat kehidupan kamu lebih baik di masa depan tidak diragukan lagi. Kerja dari pagi sampai matahari terbenam, lelah tidak pernah mereka keluhkan.

Setelah semua pengorbanan yang mereka berikan untuk kamu. Sekarang saatnya giliran kamu melukis senyum diwajah tua mereka. Memang, seberapapun yang kita berikan terhadap orang tua tidak akan bisa sebanding dengan pengorbanan merea.

Tapi setidaknya buat lah mereka bahagia, karna sedikit senyum dan tawa dari mereka akan membuat kamu merasakan rasa nyaman dan kebahagiaan dalam hidup kamu.

Tentu setiap orang punya cara sendiri untuk membuat orang tuanya bahagia. Mungkin dengan melepas status jomblo kamu yang sudah kelamaan hehehe, kalo ini si aku juga kayaknya belum bisa.



Sebenarnya masih banyak hal sederhana lainnya yang dapat emmbuat kamu bahagia tanpa kamu sadari. Tapi tiga hal diatas yang menurutku sering kali dilupakan orang diera modern ini. Karna terlalu fokus mengejar kebahagiaan semu yang dijanjikan dunia.

Tidak terkecuali akupun demikian, ya namanya manusia tempat salah dan khilaf. Membangun sebuah kebahagiaan itu tidak sulit, dimulai dari hal yang sederhana di sekitar kita, buat sudah nikah dan punya anak kumpul dan bermain dengan anak mungkin bisa lebih bahagia sembari melepas lelah. 

Buat yang masih jomblo masih ada sahabat yang jomblo juga buat temen ngobrol ngalur ngidul.

Hanya blogger biasa yang biasa melakukan kebiasaan diluar orang-orang biasa. Blogger part time yang sehari harinya bekerja di perusahaan branding kawasan jakarta.

12 komentar

Orang tua.. kalau dah senyun aja sama kita.. udah bikin bahagia..

bener banget, apa lagi kalo bisa bikin mereka ketawa
tapi jangan bikin marah aja, apa lagi emak ahahahaha, mending kabur dulu

Berbagi, jika kita melihat senyuman dan tawa orang yang kita bantu. Sepintas kita akan melupakan kesedihan yang lagi dirasakan. Ternyata masih ada yang lebih belum bertuntung daripada kita. Ada orang lain yang lebih menderita.

bener banget mas bumi,
di luar sana masih banyak orang yang masih hidup di bawah kita
intinya harus tetap bersyukur

udah bisa buat bangga orang tua aja udah seneng banget... semangat

Kapan terakhir merasa bahagia? Pertanyaan yang gampang dijawab. Tapi sering lupa untuk di lakukan. Memberi manfaat kepada orang lain dan diri sendiri membuat timbul perasaan bahagia.

Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugrah. D'masiv pun berkata demikian

iya mas, bener itu
melihat mereka senyum aja udah bikin hati ini seneng banget

bener banget mas haris, saat kita bisa memberi ada kepuasan batin yang di arasakan.

tinggal kita menjaga dan bisa tidak memberikan manfaat untuk sekitar

makasih mas sharingnya, sederhanan namun tidak mudah untuk dilakukan.

ahaha memang si, walaupun sederhana tapi namanya manusia tempat khilaf..

Silahkan untuk berkomentar, siapa tau bisa saling kenal dan saling sharing. Sekedar tegur sapa dalam kolom komentar mungkin akan berlanjut untuk kopdar, sejatinya menjalin pertemanan itu lebih indah. Kalau pun ada kekurangan silahkan untuk kritik beserta sarannya.
EmoticonEmoticon